Ketahui Perbedaan Reksadana dan Saham Disini

Perbedaan reksadana dan saham—bagi mayoritas orang, dua istilah saham dan reksadana adalah dua istilah yang sama dan pemakaiannya pun saling dipertukarkan. Meski dalam praktisnya saham dan reksadana keduanya sering dianggap sama, namun ada sedikit perbedaan yang perlu kita pahami dan ketahui bersama. Lalu, apa perbedaan reksa dana dan saham?

Saham

Saham berarti menanam modal pada perusahaan tertentu. Bagi kita yang menanam modal di perusahaan tersebut disebut dengan pemegang saham. Lalu, jika sebuah perusahaan publik memiliki saham dan saham tersebut dapat diperdagangkan, maka kita menyebutnya dengan  investasi saham. 

Saat ini, banyak perusahaan yang ingin agar khalayak ramai bersedia untuk bekerja sama dengan mereka dengan cara menanam saham. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan image dan nilai jual perusahaan. Keuntungan yang di dapat tentu tidak hanya sepihak, namun dirasakan oleh dua pihak sekaligus. Pihak pemegang saham akan mendapatkan keuntungan dari interaksi tersebut berupa profit. 

Lalu, bagaimana cara jual beli saham perusahaan? caranya adalah melalui broker atau perantara. Atau, nama lainnya yang lebih resmi adalah perdagangan efek atau perusahaan perantara. Dari pihak ketiga inilah, kita selaku calon pemegang saham akan dihubungkan dengan perusahaan yang akan kita beli sahamnya. 

Dalam membeli saham, tentu kita harus memenuhi persyaratan sebagai pembeli. Diantaranya adalah nilai minimum pembukaan rekening saham adalah minimal 5 juta hingga puluhan juta. Namun, saat ini, seiring dengan berjalannya waktu, muncul kebijakan khusus dimana nominal nilai pembukaan rekening sangat terjangkau dan bahkan dapat dilakukan oleh mahasiswa atau pelajar. 

Sebagai calon pemegang saham, agaknya kita harus lebih selektif dalam memilih perusahaan yang akan kita beli sahamnya. Ini dikarenakan risiko yang disebabkannya sangat besar. Pilih jenis perusahaan yang menawarkan visi misi yang jelas, konsep yang jelas, dengan respon masyarakat yang bagus. Yuk, terlebih dahulu lebih jeli dalam memilih perusahaan tersebut.

Reksadana

Meski memiliki persamaan yaitu sama-sama melakukan investasi, namun perbedaan reksadana dan saham ini bisa dilihat dari asalnya. Reksa dana berasal dari beberapa pemegang saham yang kemudian di tampung di bawah sistem manajerial yang jelas. Tentu saja ini lebih memudahkan dibandingkan dengan saat Anda harus mengaturnya sendiri dengan tingkat risiko yang lebih besar seperti halnya saat Anda tanam saham. Dalam praktiknya, reksadana di bagi menjadi empat, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan dana saham. Khusus untuk reksa dana saham, komposisi asetnya berupa 80 % nya adalah saham, sedangkan 20 % nya adalah surat utang. 

Singkatnya, antara saham dan reksa dana memiliki persamaan, yaitu sama-sama tanam modal. Namun untuk saham, pemegang saham mengelolanya sendiri, sedangkan untuk reksa dana, investasi yang masuk di tampung dalam satu wadah dan kita sebagai pemegangnya tidak berkeperluan untuk mengatur atau meng-handlenya sendiri. Seperti itulah perbedaan saham dan reksadana.